Selasa, 18 November 2025

Mulai dari yang Sederhana

Bayangkan seorang guru bernama Bu Rina. Sudah lebih dari sepuluh tahun ia mengajar, namun ia merasa kelasnya mulai terasa “biasa saja”. Siswa mengikuti pelajaran, tetapi tidak benar-benar terlibat. Di tengah kegelisahannya, ia diutus sekolahnya mengikuti pelatihan tentang strategi pembelajaran aktif.

Awalnya, Bu Rina ragu. “Apakah ini cocok untuk kelas saya?” pikirnya. Tapi ia mencoba satu kegiatan kecil: meminta siswa bekerja dalam kelompok untuk memecahkan masalah. Hasilnya mengejutkan—kelas menjadi lebih hidup. Ia lalu merenungkan perubahan itu, mencoba mencari tahu apa yang membuatnya berhasil.

Refleksi itu menimbulkan perubahan baru dalam keyakinannya: bahwa siswa belajar lebih baik ketika mereka terlibat aktif. Keyakinan ini mendorongnya mencoba strategi lain, lalu merenungkannya lagi. Setiap percobaan kecil membentuk perubahan yang lebih besar dalam cara ia memandang dirinya sebagai guru.

Di balik cerita Bu Rina, ada satu model yang dengan tepat menggambarkan perjalanan ini: Model Interkoneksi Pertumbuhan Profesional Guru dari Clarke dan Hollingsworth.

Model ini menunjukkan bahwa perubahan guru tidak terjadi secara linear. Ia terjadi karena empat hal yang saling memengaruhi:

  • Apa yang diyakini guru

  • Apa yang dilakukan guru di kelas

  • Apa yang terjadi pada siswa

  • Apa yang diterima guru dari luar, seperti pelatihan, komunitas belajar, atau kebijakan sekolah

Setiap perubahan kecil, ketika dicoba dan direnungkan, dapat memicu perubahan berikutnya. Kadang perubahan dimulai dari pelatihan. Kadang dari eksperimen kecil. Kadang dari hasil kelas yang membuat guru bertanya: “Mengapa ini berhasil?”

Perjalanan itu bukan sekadar mengikuti pelatihan, tetapi membangun jaringan pertumbuhan: siklus mencoba, melihat hasil, merenungkan, lalu mencoba lagi. Di sekolah yang mendukung kolaborasi, perubahan ini makin kuat—karena guru tidak merasa berjalan sendiri.

Pada akhirnya, pertumbuhan profesional adalah perjalanan panjang, seperti perjalanan Bu Rina. Tidak selalu besar dan dramatis. Justru seringnya dimulai dari langkah kecil—yang dilakukan dengan berani dan direnungkan dengan tulus.

__________________

Terinspirasi dari dari Pelatihan Pengembangan Kemampuan Numerasi Sekolah Dasar 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar